Semarang, 19 Februari 2026 – Poltekkes Kemenkes Semarang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pedoman Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026–2027 yang diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring sebagai upaya meningkatkan pemahaman dosen terhadap arah kebijakan, strategi, serta mekanisme pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang akan menjadi acuan pada periode 2026–2027.
Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Poltekkes Kemenkes Semarang sebagai tindak lanjut Surat Edaran Nomor DP.04.03/F.III/325/2026 tentang Panduan Strategis Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026–2027 bagi dosen dan tenaga kependidikan Poltekkes Kemenkes. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh sivitas akademika dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, pimpinan Poltekkes Kemenkes Semarang menegaskan bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari upaya pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh dosen diharapkan dapat menyusun proposal penelitian dan pengabdian yang selaras dengan prioritas pembangunan kesehatan nasional, kebutuhan masyarakat, serta roadmap penelitian institusi.
Materi sosialisasi mencakup berbagai aspek penting, antara lain arah kebijakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026–2027, skema pendanaan, prioritas tema riset dan pengabdian, tata cara pengusulan dan pelaporan kegiatan, luaran yang diharapkan, peningkatan publikasi ilmiah, hilirisasi hasil penelitian, serta penguatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai strategi peningkatan kualitas proposal agar mampu bersaing dalam berbagai skema pendanaan internal maupun eksternal.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para dosen untuk memperoleh penjelasan terkait implementasi pedoman terbaru. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan mengenai mekanisme pengajuan proposal, indikator kinerja luaran penelitian, hingga strategi pengembangan program pengabdian yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh dosen Poltekkes Kemenkes Semarang memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap pedoman penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026–2027, sehingga dapat meningkatkan kualitas, kuantitas, dan kebermanfaatan hasil penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, Poltekkes Kemenkes Semarang dapat terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia.
Tanggal berita: 21 Oktober 2026